Teh Id, Kampungnya, keluarganya dan suaminya
Saya bernama Ida Parida. Ibu saya bernama Ana dan ayah saya bernama Adang. Saya adalah ketua kelompok perempuan di Kampung Babakan Cengkeh Desa Cisarua. Kelompok perempuan ini pada awalnya bekerja untuk mengelola kebun pekarangan. Kalau kebun pekarangan selesai, rencananya Kami ingin memakmurkan mesjid dengan cara salah satunya membuat taman bacaan dan membuat taman di depan dan belakang mesjid. Tapi kelompok perempuan ini surut gerakannya ketika operasi Ciguha dilakukan dan saya dilarang berkumpul oleh suami saya. Dan tentunya pengkawalan dari pengelola juga sangat kurang karena disibukkan oleh program lain. Artinya, kalau pun saya tidak ikut kan banyak ibu-ibu lain yang bisa memimpin. 

Protected Area

This content is password-protected. Please verify with a password to unlock the content.