Program transmigrasi mengubah hutan menjadi pemukiman dan perkebunan. Lebih dari 25 tahun Desa Minti Makmur hadir sebagai saksi perubahan tersebut. “Dulu masih rawa, sekarang sudah banyak penduduk,” tegas seorang warga desa yang datang tahun 1991. Ya, tahun 1991 pendatang dari Bali dan Jawa menaruh sepenuh kepasrahan pada desa tanpa penerangan dari Perusahaan Listrik Negara untuk sebuah tujuan mencari kehidupan yang lebih baik. Buktinya meski harus bertahan tanpa penerangan Listrik sepanjang hari para pendatang sebaliknya betah tinggal di Minti Makmur. Sehingga untuk sekedar sumber listrik warga setempat berinisiatif menggunakan sumber listrik lain yaitu genset atau tenaga surya. “Ya, siapa tau bisa ubah nasib. Lalu kita di kampung (seraya) ndak ada tanah. Mana saudara banyak.” Tegas perempuan Bali yang datang tahun 1991 dari Bali. 

Protected Area

This content is password-protected. Please verify with a password to unlock the content.

Comments

comments