BEASISWA SEKOLAH EKOFEMINIS TANAH AIR TUARANG 2021

Kolektif Ruang Baca Puan dan Persaudaraan Musim Hujan 2021 mempersembahkan Sekolah Ekofeminis Tanah Air (SETA) Tuarang 2021. SETA Tuarang 2021 ini merupakan wajah baru Sekolah Literasi Ekofeminis Musim Hujan 2021, Sebuah transformasi hasil refleksi dan berbagi dengan semesta selama musim hujan kemarin. SETA Tuarang kami rancang menjadi ruang bersama belajar ekofeminis yang super asyik. Bertabur ilmu bermanfaat dengan pendekatan yang menyenangkan. Tersedia beasiswa untuk pelajar terpilih (berupa subsidi paket internet). Yuk belajar dalam lingkar belajar ekofeminis tanah air. Di dalam maupun di luar ruang, daring maupun luring, sesama pelajar atau bersama semesta.

 

Bagaimana Menghadirkan Keadilan Ekologis dan Keadilan Gender Di sekitar Pertambangan di Era Omnibus Law?

Mungkinkah menghadirkan keadilan ekologis dan keadilan gender di era “Omnibus Law” pada lokasi-lokasi eksploitasi berbasis lahan?

Mari dengarkan pengalaman para perempuan di garis depan berhadapan dengan proyek ekstraksi sumber daya alam dan apa peluang-peluang ke depan untuk menyelamatkan dan memulihkan tanah air?

 

BANYUWANGI DIKEPUNG PERTAMBANGAN

Penambangan emas di Gunung Tumpang Pitu yang dilakukan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak tahun 2012 telah menimbulkan krisis sosial ekologis yang berdampak bagi kehidupan masyarakat. Para perempuan tidak tinggal diam melihat situasi ini. Mereka berada di garis depan perlawanan. Seperti apa cerita dari Banyuwangi? Selamat menyaksikan video berikut:

Dunia Kita Multispesies

IG Live Seri Kedua #30HariLiterasiEkofeminis:
Kali ini kita akan berdiskusi tentang Dunia Kita yang Multispesies. Apa sih Multispesies itu? Dan mengapa penting mempercakapkannya? Kita akan bongkar sama-sama sesat pikir yang mewarnai pandangan superioritas manusia atas makhluk lain di bumi. Yes, hoomans, you are not the center of the universe!

Yuk ngobrol ama para perempuan keren ifah @cremesunny dan Citra @citsy_ dari Sekolah Literasi Ekofeminis bersama moderator yang juga salah satu penutur dalam film Tanah Ibu Kami @wiiiiza

Dimana pun kekuatan penghancur berusaha menebang pohon, mencemari udara dan air kita, dan mengoyak tanah untuk mendapatkan mineral, perempuan telah memimpin perlawanan. Di kota dan masyarakat, perempuan telah memperjuangkan air bersih, udara, dan tanah untuk kehidupan keluarga mereka.

Terkini

Edisi 1. Minggu PERTAMA Maret 2016

Semoga kawan-kawan menerima email ini dalam keadaan sehat dan gembira! Tak tergambarkan rasa bahagia kami, menerima "surat cinta dari kampung", berupa catatan etnografi dan photovoice pertama kawan-kawan. Itu sangat berarti. Kami jadi ingat pesan Pramoedya Ananta...

read more

Jejaring Belajar

Beasiswa Studi Agrari dan Perempuan

Ruang Baca Puan

Pandu Tanah Air

Pustaka Protonema

Kutipan

Rangkuman

Anotasi

Gallery

Beasiswa Studi Agraria dan Perempuan

RubaPUAN 2020

Sekolah Literasi Ekofeminis 2021

Kutipan Protonema