“Dengan adanya sawit, lebih baguslah. Dia (Sawit) sebagai pengontrol air di Lalundu. Kalau dulu banjir bisa sedada orang dewasa. Sekarang tidak lagi.” Pak Um1

 Hampir seluruh daerah Rio Pakava dikepung perkebunan kelapa sawit. Sudah sekitar dua dekade pohon-pohon yang berbiji merah kecil bergerombol dihasilkan di wilayah ini. Entah itu milik perusahaan perkebunan kelapa sawit atau milik masyarakat sendiri. Tetapi yang pasti hampir seluruh daerah yang hanya berbatasan jengkal dengan Sulawesi Barat ini, sudah dipenuhi pohon sawit. “Kalau boleh bilang, 99 persenlah sawit. Hanya 1 persen saja sawah dan yang lain-lain”, kata Pak Md, seorang guru yang juga memiliki sebidang tanah yang ditumbuhi sawit.

Protected Area

This content is password-protected. Please verify with a password to unlock the content.