Mardiana, seorang pensiunan perawat RSUD Tamiang Layang di Kalimantan Tengah melakukan perlawanan seperti yang dilakukan Rahmawati di tanah kelahirannya. Ia memikirkan nasib para perempuan dan generasi penerusnya agar tidak hidup sengsara di kemudian hari karena pertambangan dan perkebunan. 

Nenek empat cucu kelahiran Tamiang Layang, 17 Juli 1959 yang bernama lengkap Mardiana Deren Dana ini telah aktif dalam gerakan lingkungan hidup di tingkat tapak sejak tahun 2007. Terus berlawan meski di usia yang tak lagi dianggap muda, Mardiana mengawali keterlibatan dengan proses pendampingan masyarakat bersama jejaring NGO di Kalimantan tengah, mulai fokus di Perempuan Aman hingga kemudian menjadi salah satu Dewan Pengawas dalam struktur Pengurus Nasional Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN). 

Perempuan Penggerak Perjuangan Menyelamatkan Tanah Air

Mardiana adalah salah satu penggerak dalam perlawanan masyarakat Dusun Gunung Karasik, Desa Apar Batu Kabupaten Barito Timur, Kalimantan tengah melawan PT. Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM),  sebuah perusahaan tambang batubara yang masuk dan merampas wilayah kelola masyarakat, menggunduli hutan dan menghilangkan sumber air masyarakat. Kaum perempuan dan anak-anak harus mencari air bersih berkilo-kilo meter. Bahkan ketika musim hujan pun mereka tetap kesulitan air bersih karena harus melintasi jalan yang tergenang lumpur.

“Terkadang harus mengkonsumsi air dari lobang tambang atau di mana pun mereka ketemu air, berlumpur pun mereka konsumsi”

Hubungan dengan Tuhan dan ikatan antar generasi merupakan pendorong terbesar perjuangan Mardiana.  Ia juga kerap mengutip firman Tuhan yang merujuk kearifan leluhur dan tanah air yang diwariskan. Bagi Mardiana, menua itu niscaya, tapi itu tidak akan menghentikan perlawanannya untuk menyelamatkan tanah air sehingga layak dihuni di masa kini dan mendatang.

Informasi Terkait:

Agustinus Bole Molo, Kepala Desa Apar Batu Dokumen Lingkungan PT BNJM

WALHI Kalimantan Tengah, Komnas HAM Mediasi Konflik Warga Gunung Karasik vs PT BNJM

PB AMAN, Tuntutan Pengakuan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat

Ratu Selvia Agnesia, Mardiana: Memperjuangkan hak-hak masyarakat adat

Comments

comments