Oleh: Aisa & Tirza
Perempuan-perempuan ini hidup dalam dunia mereka sendiri. Ada yang hidup dalam waktu yang luang, dan ada yang harus membagi tubuh serta pikiran mereka dalam waktu yang begitu singkat. Perempuan, tubuh, waktu, dan pikirannya memang tidak bisa hidup sendiri – sendiri. Ia milik suaminya, anaknya, rumahnya, sedang dirinya hampir kehilangan menit untuk duduk beristirahat.

Sekitar pukul sepuluh pagi, kami tiba di Desa Mandala Mekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Garut, Jawa barat. Perjalanan kami tempuh sekitar tiga jam dari Bogor dengan keadaan jalan yang berbatu dan menanjak. Desa Mandala Mekar terbagi atas tiga dusun, yaitu Dusun Cinunjang, Mekar Sari, dan Mekar Jaya. Pagi itu kami berkumpul di Saung Sawalah1, Kampung Cinunjang. Di situ kami telah ditunggu oleh Kepala Desa dan beberapa aparat desa. Ada juga dua orang perempuan paruh baya berkerudung memegang buku kecil dan pena di tangannya. Orang-orang di kampung sering memanggilnya Ambu. Di sampingnya ada Umi bendahara PKK. Selengkapnya: Mandalamekar_Aisa& Tirza_Edit Didik&Nila

Comments

comments