Menjadi sebuah kebahagiaan bagi saya ketika bisa mengajak dan mengumpulkan para perempuan di kampung Dulau. Karena sesungguhnya ini bukan pekerjaan mudah, butuh waktu, tenaga dan kesabaran untuk melakukannya. Apalagi yang hendak dikumpulkan adalah para perempuan miskin, kesehariannya harus berusaha mencari alternatif lain untuk membantu arus perekonomian keluarga dengan berbagai cara. Harus mengurus anak setiap hari, menyiapkan makanan pagi, siang dan malam. Hingga memikirkan makanan untuk esok harinya. Tentu saya merasa kesulitan bahkan terkadang merasa tidak enak ketika mengajak mereka untuk berkumpul.
Sebagian memang benar-benar ingin berkumpul dengan ikhlas tanpa terbebani, sedangkan sebagian lagi saya tidak yakin mereka tidak terbebani. Bisa jadi hanya karena ingin menghargai saya sebagai bagian dari teman atau keluarga mereka di kampung. Walaupun dapat dipastikan lebih banyak yang ikhlas daripada terbebani. Oleh karena itu, saya selalu berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menggangu mereka dari segala aktivitas sehari-hari. Segala urusan pertemuan diserahkan kepada mereka mulai dari hari, tanggal, waktu (pagi, siang, malam) dan tempat pertemuan. Setidaknya itu juga salah satu strategi pengorganisasian yang pernah disampaikan oleh pak RM.

Protected Area

This content is password-protected. Please verify with a password to unlock the content.

Comments

comments